Halaman

    Social Items


Daft Punk adalah duo elektronik asal Prancis yang beranggotakan Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo. Pada tahun 1987, Bangalter dan Homem-Christo bertemu di sekolah Lychee Camot dan membuat duo gitar bernama “Darlin’” yang diambil dari lagu Beach Boys. Setelah 4 bulan bersama, akhirnya mereka pun bubar karena Bangalter menganggap band ini “biasa saja”. Nama Daft Punk sendiri diambil dari sebuah ulasan yang menyebut Darlin’ sebagai band yang “daft -punky thrash”.



Pada bulan September 1993, Daft Punk menghadiri sebuah pesta di EuroDisney, di mana mereka bertemu Stuart Macmillan dari Slam, salah satu pendiri label Skotlandia Soma Quality Recordings. Demo tape yang diberikan kepada Macmillan di pesta tersebut menjadi dasar untuk single debut Daft Punk, " The New Wave", dirilis secara terbatas pada tahun 1994. Single ini juga berisi final mix dari "The New Wave" yang disebut "Alive", lagu ini kemudian hadir di album perdana Daft Punk, “Homework”


Debut album mereka bertajuk “Homework” dirilis pada 20 Januari 1997. Walaupun dalam perilisan pertama kurang sukses, album ini baru mendapat spotlight yang lumayan oke saat dirilis ulang oleh Virgin Records. Album ini juga digadang-gadang adalah satu dari segelintir debut album yang sangat dinanti pada masanya. Pada masa ini, Daft Punk masih pentas menggunakan topeng-topeng halloween dan belum memakai kostum robot ikonik mereka. Pada Februari 2001, Daft Punk telah menjual sekitar 2 juta kopi pada debut album mereka.



Menurut para kritikus musik, album “Homework” bukanlah album terbaik mereka. Tapi, album ini adalah langkah pertama Daft Punk untuk mencari identitas musik dan visual mereka. Daft Punk melalui album ini juga telah menggapai status timeless dikarenakan nuansa musik mereka yang jauh dari pasar musik elektronik pada masanya. Di album ini, Daft Punk mendapat banyak inspirasi dari musik-musik G-Funk seperti Warren G dan juga banyak influens gitar disco a la Nile Rodgers.


Dalam album ini juga, Daft Punk mengandalkan beat yang simple tanpa ada progresi ataupun melodi. Seperti di lagu “Rollin’ and Scratchin’” dan “Rock ‘n Roll”. Meskipun begitu, album ini sukses menggetarkan pasar musik elektronik pada masa itu dan bisa dibilang, album ini cukup legendaris



Daft Punk sendiri dianggap legendaris dan dikenal  karena style musik mereka yang menggabungkan beberapa genre musik seperti rock, funk, dan disco yang digabungkan dengan visual masa depan dan tentunya, kostum ikonik mereka. 






















Daft Punk : Pekerjaan Rumah Sang Duo Legendaris


Daft Punk adalah duo elektronik asal Prancis yang beranggotakan Thomas Bangalter dan Guy-Manuel de Homem-Christo. Pada tahun 1987, Bangalter dan Homem-Christo bertemu di sekolah Lychee Camot dan membuat duo gitar bernama “Darlin’” yang diambil dari lagu Beach Boys. Setelah 4 bulan bersama, akhirnya mereka pun bubar karena Bangalter menganggap band ini “biasa saja”. Nama Daft Punk sendiri diambil dari sebuah ulasan yang menyebut Darlin’ sebagai band yang “daft -punky thrash”.



Pada bulan September 1993, Daft Punk menghadiri sebuah pesta di EuroDisney, di mana mereka bertemu Stuart Macmillan dari Slam, salah satu pendiri label Skotlandia Soma Quality Recordings. Demo tape yang diberikan kepada Macmillan di pesta tersebut menjadi dasar untuk single debut Daft Punk, " The New Wave", dirilis secara terbatas pada tahun 1994. Single ini juga berisi final mix dari "The New Wave" yang disebut "Alive", lagu ini kemudian hadir di album perdana Daft Punk, “Homework”


Debut album mereka bertajuk “Homework” dirilis pada 20 Januari 1997. Walaupun dalam perilisan pertama kurang sukses, album ini baru mendapat spotlight yang lumayan oke saat dirilis ulang oleh Virgin Records. Album ini juga digadang-gadang adalah satu dari segelintir debut album yang sangat dinanti pada masanya. Pada masa ini, Daft Punk masih pentas menggunakan topeng-topeng halloween dan belum memakai kostum robot ikonik mereka. Pada Februari 2001, Daft Punk telah menjual sekitar 2 juta kopi pada debut album mereka.



Menurut para kritikus musik, album “Homework” bukanlah album terbaik mereka. Tapi, album ini adalah langkah pertama Daft Punk untuk mencari identitas musik dan visual mereka. Daft Punk melalui album ini juga telah menggapai status timeless dikarenakan nuansa musik mereka yang jauh dari pasar musik elektronik pada masanya. Di album ini, Daft Punk mendapat banyak inspirasi dari musik-musik G-Funk seperti Warren G dan juga banyak influens gitar disco a la Nile Rodgers.


Dalam album ini juga, Daft Punk mengandalkan beat yang simple tanpa ada progresi ataupun melodi. Seperti di lagu “Rollin’ and Scratchin’” dan “Rock ‘n Roll”. Meskipun begitu, album ini sukses menggetarkan pasar musik elektronik pada masa itu dan bisa dibilang, album ini cukup legendaris



Daft Punk sendiri dianggap legendaris dan dikenal  karena style musik mereka yang menggabungkan beberapa genre musik seperti rock, funk, dan disco yang digabungkan dengan visual masa depan dan tentunya, kostum ikonik mereka. 






















Tidak ada komentar:

Posting Komentar