Pada bulan Februari 1991, Beth Gibbons bertemu dengan Geoff Barrow saat jam
istirahat di sebuah acara garapan Margaret Thatcher yaitu Enterprise
Allowance. Pada tahun yang sama mereka mulai merekam album yang mengubah
persepsi musik khalayak luas berjudul Dummy. Tadinya, Portishead adalah
duo Gibbons dan Barrow, mereka baru bertemu Adrian Utley yang secara
tidak sengaja mendengarkan sesi rekaman mereka di Coach House
Studio.
Debut album mereka, bertajuk Dummy rilis pada 22 Agustus 1994. Album ini
kental dengan nuansa eksperimentasi dari beberapa genre musik yang dominan
pada masa itu, diantaranya adalah musik Rock, Hip-Hop, dan RnB. Album ini
sendiri dianggap satu dari 3 pionir musik bergenre Trip Hop pada saat itu.
Selain Dummy, ada juga album dari Tricky berjudul Maxinquave dan Blue Line
dari Massive Attack. Album ini mendapat predikat triple platinum di Britania
Raya pada tahun 2019 setelah menjual hampir 920,000 kopi. Album ini sendiri
membuat genre trip hop diberi julukan “the Bristol Sound”.
1994 adalah tahun dimana musik rnb dan neo soul merajai tangga lagu di
Amerika Serikat, musisi seperti All-4-One, dan Boyz II Men mendominasi
dalam periode ini. Portishead lalu datang merubah nuansa musik rnb yang
romantis menjadi gelap dan sedih dengan album Dummy-nya. Album ini adalah
ramuan mantap dari groove hiphop, musik elektronik yang chill dan juga
instrumentasi ala cinema yang kental.
Geoff Barrow, dalam podcastnya bersama Zane Lowe mengatakan bahwa album ini
tadinya akan mengangkat elemen musik soul yang lebih banyak. Ia sendiri
terinspirasi oleh Joyce Sims dan Aretha Franklin. Namun, ia merasa
“ketakutan” dengan Beth Gibbons yang mempunyai visi yang "cukup dewasa" dan
akhirnya mulai bereksperimen dengan teknik musik hip-hop mulai dari
scratching, sampling dan loop making.
Warisan dari album Dummy sendiri masih terasa sampai sekarang. Beberapa
musisi yang sangat terinfluens oleh Portishead antara lain, Gorillaz, FKA
twigs, the Weeknd dan Billie Eilish. Alunan beat hip-hop yang
menghentak yang dicampur-adukkan dengan melodi melankoli pop khas Bristol
Sound sering terdengar di lagu-lagu mereka.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar